99 Persen Tuna Aksara, Perempuan

BATU – Miris! Berdasar data bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan (Dindik) kota Batu, tenyata masih banyak warga Batu yang buta aksara. Data tersebut menunjukkan, saat ini terdapat 1200 warga yang belum bisa membaca, tulis, dan berhitung (Calistung). Rencananya, dalam tahun ini semua warga buta aksara itu sudah melek huruf.
Sejumlah 1200 warga buta aksara itu tersebar hampir merata di semua kecamatan dengan usia diatas 44 tahun dan 99 persen dari 1200 warga buta aksara dialami kaum perempuan.
Penyebab buta aksara umumnya disebabkan dua faktor, yakni putus sekolah saat di bangku kelas II dan III serta tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali. Sementara, data sebelumnya menunjukkan, kota Batu memiliki 5569 warga buta aksara yang berusia 15 hingga 44 tahun. Namun, sejak 2007 lalu, sudah dituntaskan sehingga 5569 warga buta aksara itu sudah bisa Calistung.
Kabid PNF Dindik kota Batu, Mariaji MM menjelaskan, 1200 warga buta aksara itu berdasarkan data tahun 2008 lalu. ”Sekarang jumlah warga buta aksara ya sebanyak itu. Dalam tahun ini sudah dituntaskan sehingga tidak ada lagi warga yang buta aksara,” kata Mariaji kepada wartawan, Rabu (5/8) lalu.
Mariaji menjelaskan, program pembelajaran untuk menuntaskan warga buta aksara sudah dilakukan. Rencananya, program wajib belajar tersebut akan tuntas dalam jangka waktu enam bulan mendatang.
Program pembelajaran warga buta aksara, kata Mariaji dilakukan di berbagai Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Penyelenggaraan proses pembelajaran berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan, misalnya PKK, Persit, dan Bhayangkari. Menurutnya, di PKBM ini nantinya akan ada sejumlah komponen, yaitu warga belajar, pengajar dan juga tutor keaksaraan.
”Para wajib belajar (buta aksara) mengikuti pembelajaran di masing-masing kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 20 orang. Di setiap kelompok ada pengajar juga ada tutor,” kata Mariaji.   .dik-KP

Sumber : http://www.koranpendidikan.com/artikel/3993/99-persen-tuna-aksara-perempuan.html

About sayabisaberubah

Apa adanya aja... dan selalu berharap bisa menjadi lebih baik setiap harinya
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s